Wednesday, 28 August 2019

BAKI TEMPAT KINANGAN KECIL BAHAN KUNINGAN - #TAN781

tradisi menginang

 





BAKI TEMPAT KINANGAN KECIL BAHAN KUNINGAN
Item Code : TAN 781

Tempat menginang ini merupakan salah satu barang antik yang baru kami dapatkan beberapa hari lalu di Martapura.
Tradisi Bersirih atau Menginang (makan pinang) adalah warisan budaya Indonesia yang dilakukan dengan mengunyah bahan-bahan bersirih seperti pinang, sirih, gambir, tembakau, kapur, cengkih. Kebiasaan menginang telah berlangsung lama, yaitu lebih dari 3000 tahun yang lampau atau pada zaman Neolitik, hingga saat ini.
Menginang sama halnya dengan merokok, minum teh dan kopi. Awalnya orang menginang sebagai penyedap di mulut, tetapi lama-kelamaan kan menjadi kebiasaan yang menimbulkan kesenangan dan terasa nikmat sehingga sulit untuk dilepaskan. Di samping untuk kenikmatan, menginang juga berfungsi sebagai aktivitas pengobatan merawat gigi. Masyarakat Indonesia telah lama mengenal daun sirih sebagai bahan menginang dengan keyakinan bahwa menginang dapat menguatkan gigi, menyembuhkan luka di mulut, menghilangkan bau mulut, menghentikan pendarahan gusi, serta sebagai obat kumur. Fungsi menginang juga sebagai tata pergaulan dan tata nilai kemasyarakatan. Misalnya, bahan-bahan menginang dijadikan hidangan penghormatan untuk tamu, dan sebagai alat pengikat dalam pertunangan sebelum menikah. Menginang juga digunakan sebgai sesaji yang digunakan dalam upacara adat istiadat dan upacara kepercayaan atau religi.

Material : Kuningan
Origin : Martapura, Kalimantan Selatan ca 1950
Wadah atau baki kinangan dengan ukuran -/+ : Panjang 16,5cm x Lebar 14cm x Tinggi 4cm
Berat Total : 306 grams
Kondisi :.
- Selebihnya silahkan lihat photo di atas, klik photo dan zoom

HARGA : 175.000,- IDR

No comments:

Post a Comment