Saturday, 15 September 2018

BATU SATAM HITAM KELOMPOK 1 - #TJ418







BATU SATAM HITAM KELOMPOK 1
Item Code :  TJ 418

Dalam postingan ini merupakan batu satam kelompok 1 yang mempunyai ukuran dan berat cukup besar.
Ukuran dan berat bisa Anda lihat pada photo pertama.
Kami menjual batu satam ini berdasarkan beratnya.

HARGA : 12.500,- Idr / Gram

Silahkan jika Anda mau order sms saja code item dan nomer batunya
Gemstone Name : Billitonite Tektite Meteorite Specimen Gem
Local name : Satam (Batu Hitam)
Origin : Bangka Belitung
Quantity : 1pc
Color : Black

Note :
- Ukuran : Panjang x Lebar x Tebal
- Ukuran diambil dari sisi batu terluar
- Pengukuran menggunakan sigmat dan timbangan digital
- Mohon dilihat photo2 di atas dan dibaca keterangan yang kami berikan dengan baik.


.
Sejarah terjadinya Tektite Meteorite Specimen Gem
1) Sekitar beberapa ribu tahun lalu sebuah asteroid yang besar menabrak bumi dengan sudut tabrakan yang kecil.
2) Pada tahap awal dari tabrakan, energi kinetis dari asteroid yang menabrak bumi ini melelehkan dan menghantarkan momentum kepada lapisan atas dari batuan di permukaan bumi (seperti pasir dan lumpur) di daerah tabrakan.
3) Lapisan yang meleleh, terdiri dari batuan yang mencair, meninggalkan atmosfer bumi dan pecah menjadi batu semi cair berbentuk bulatan-bulatan kecil (globules) yang bernama “tektite”. Globules ini membentuk bola, dumbbells atau air mata, tergantung pada kecepatan rotasi yang terjadi saat pembentukan batu tektites atau batu satam itu.
4) Tektite yang berbentuk bola, dumbbells dan air mata mendingin dengan cepat, begitu cepat sehingga mereka membentuk kaca (sama dengan kaca, tetapi tidak murni, seperti di botol anggur atau bir modern).
5) Sekitar lima hingga enam menit setelah tabrakan dengan asteroid terjadi, bola yang sekarang telah membeku dan menjadi solid mulai masuk kembali ke atmosfer bumi dan jatuh ke bumi.
6) Karena Tektite itu memasuki kembali atmosfer bumi dengan kecepatan tinggi, gaya gesekan yang dialaminya memanaskan bagian depan dari batu ini.
7) Bila kaca dipanaskan dengan tidak merata (perbedaan temperatur yang besar antara bagian depan dan belakangnya), ia akan pecah. Seperti menuangkan air mendidih kedalam gelas minum.
8) Bagian depan dari Batu Tektite ini akan membentuk pecahan-pecahan kecil. Pecahan ini ditingkatkan juga oleh tekanan yang intens karena perlambatan kecepatan.
9) Kecepatan kosmik yang dibawa oleh momentum Batu Tektite ini pada akhirnya akan berkurang dan pecahnya batuan juga akan berkurang.
10) Karena ini Tektite akan jatuh ke bumi dengan gravitasi dengan gerakan yang lebih vertikal.
11) Di bumi Tektite dibawa oleh air sungai dan mungkin tererosi.
12) Pada akhirnya Tektite akan tergabung dengan endapan sediment yang biasanya juga mengandung timah (tererosi dari deposit panas bumi yang terkait dengan intrusi batu granit).
13) Di dalam tumpukan pasir yang berporositas tinggi, air tawar akan dengan sangat perlahan mengukir Tektite. Retakan setipis kertas (terbentuk karena gelas itu dipanaskan saat memasuki kembali atmosfer bumi) akan diperbesar dan membentuk parit kecil berbentuk U. Perhatikan bahwa parit berbentuk U ini hanya terbentuk di bagian yang terpanaskan, bagian depan dari Tektite. Bagian belakang dari Tektite ini tetap seperti aslinya, berbentuk bola.
Sumber : http://lukevery.blogspot.com/2011/11/batu-satam-batu-berumur-jutaan-tahun.html