Monday, 17 September 2018

KERIS SUMATRA, PALEMBANG PAMOR SLEWAH - #TB54


















KERIS SUMATRA, PALEMBANG PAMOR SLEWAH
Item code : TB 54

Pamor Slewah adalah pamor pada bilah keris yang mempunyai pamor berbeda pada 2 sisinya. Contoh keris ini yang mempunyai pamor Wengkon dan Pamor Pedaringan Kebak pada sisi lain.
Silahkan Anda perhatikan dengan baik photo-photo diatas dan dibaca keterangan yang kami sajikan. ?
KETERANGAN :
– Kategori : Keris Lurus
– Dhapur : Brojol
– Pamor : Slewah (Pamor Wengkon & Pedaringan Kebak)
– Est Origin : Sumatra, Palembang
– Approx Date : 19th – early 20th cent ad

UKURAN BILAH :
– Panjang Bilah : 31cm
– Panjang Pesi : 6,55cm
– Lebar Ganja : 7,5cm
– Lebar bilah bagian tengah : 2,2cm
– Tebal bilah dari ujung ke pangkal : 1,6mm – 7mm

KELENGKAPAN :
– Hulu & Warangka terbuat dari kayu (old made)
– Mendak terbuat dari kuningan (new made)
- Pendok terbuat dari perak kecuali bagian sepatunya (old made)

KONDISI :
– Bilah utuh, dan tebal.
- Bilah diwarangi seperti keris Jawa
– kelengkapan buatan lama (Original old made) kecuali mendak dan sepatu pendok.
- Keris memakai ganja iras (ganja tanpa sambung)
– Selebihnya kondisi fisik keris silahkan Anda lihat photo2 di atas dengan baik dan seksama,
photo sudah kami sajikan dengan lengkap, detail, dan jelas.

HARGA : 2.750.000,- IDR

===========================================

Tentang Pamor Wengkon
Dilihat dari penampilannya, tampak seolah pamor yang sederhana. Tetapi pamor Wengkon atau Tepen tidak dapat dibuat oleh sembarang empu. Hanya para empu yang cermat dan teliti dalam kerjanya yang sanggup membuat motif pamor Wengkon dengan baik.
Bentuk gambaran motif pamor Wengkon berupa garis yang membentuk bingkai sejak dari bagian gandik. Ke tepi depan, ke pucuk, ke tepi belakang, hingga wadidang keris. Kata wengkon artinya memang bingkai. Sedangkan nama Tepen, berasal dari kata tepian.
Karena membentuk bingkai, pamor ini terkadang disebut juga pamor Lis-lisan. Lis = bingkai.
Tuah atau angsar pamor wengon bagi sebagian pencinta keris dipercaya dapat melindungi pemiliknya dari bahaya, penangkal guna-guna, penangkal fitnahan, mencegah gangguan binatang buas dan berbisa. Pamor wengkon secara umum tidak pemilih, artinya siapa saja cocok memiliknya. Pamor wengkon banyak yang dikombinasikan dengan pamor lainnya, seperti wos wutah, ron genduru, tambal, dlsb.

Tentang Pamor Pedaringan Kebak :
Pamor ini ditinjau dari gambaran motifnya sangat mirip dengan pamor wos wutah. Ditinjau dari sudut arti namanya pun ada kaitannya. Wos Wutah artinya Beras Tumpah, sedangkan Pedaringan Kebak artinya Peti Beras yang penuh. Kata “pedaringan” artinya peti beras. Dulu, orang Jawa umumnya menyimpan beras dalam sebuah peti besar terbuat dari kayu.
Dari segi bentuk gambaran pamornya, pedaringan kebak lebih ruwet dibandingkan dengan bentuk gambaran pamor wos wutah. Pamor ini boleh dikatakan menempati hampir seluruh permukaan bilah keris, tidak mengelompok menjadi beberapa bagian.
Sedangkan tuahnya bagi yang percaya, lebih kurang sama denga tuah pamor wos wutah. yaitu ketentraman rumah tangga, karier, memudahkan datangnya rezeki, dan juga sebagai penolak bencana.
Pamor ini tidak pemilih, artinya siapa saja cocok memilik keris dengan pamor ini.

Referensi :
– Dhapur Keris by KGPH Hadiwijaya
– Pamor Keris by Bambang Harsrinuksmo
– Buku-buku lainnya