.
CAMATI KAYU ULIN MANANG TIMBUL ASAL KALIMANTAN SELATAN
ITEM CODE : 4699
Kayu menang adalah salah satu jenis kayu yang sangat terkenal di daerah Kalimantan. Kayu menang ditimbulkan karena sebuah pohon yang disebut dengan nama ulin. Kayu ulin ini akan tumbuh besar hingga ditumbuhi oleh benalu. Manfaat kayu ulin tersebut, setelah beberapa lama benalu itu tumbuh maka akan mati dan akhirnya kayu menang itulah yang disebut dengan kayu menang.
Ciri Khusus
Kayu Menang
Kayu menang memiliki ciri khusus yang tidak bisa disamakan dengan jenis kayu lain pada umumnya. Kayu menang akan selalu berada di atas permukaan air meskipun dalam berbagai ukuran. Kayu menang yang asli biasanya tidak akan tenggelam meskipun hanya sebesar remah-remah hasil gergajinya. Karena hal inilah maka kayu menang disebut bisa memberikan manfaat yang besar pada kehidupan, terutama berhubungan dengan kepercayaan.
Pada jaman dahulu kayu menang digunakan sebagai salah satu bahan bangunan seperti manfaat kayu jati. Kayu menang dipercaya bisa membawa keberuntungan untuk pemilik rumah dan anggota keluarganya. Dan banyak mamfat lainnya yang dipercaya...
Camati kayu ulin manang milik kami ini merupakan buatan lama.
Panjang : 35cm
Diameter batang -/+ : 1,1cm - 1,2cm
Bagian atas bawahnya dihias dengan bekas selongsong peluru.
HARGA : TERJUAL !
Disclaimer !
Walau benda diatas diyakini memiliki manfaat tertentu secara metafisik (tuah).
Kami disini hanya menjual benda tersebut sebagai barang antik peninggalan sejarah budaya orang jaman dulu.
Masalah tuah bukan dijadikan penilaian utama barang diatas.
Silahkan dikoleksi dengan tujuan melestarikan benda peninggalan sejarah jaman dulu.
Salam budaya.
Tentang Cemati
Selain keris, tombak, parang atau benda-benda pusaka sejenisnya, masyarakat Kalsel zaman dulu akrab dengan dengan senjata yang satu ini, Cemati.
Tahulah Pian, senjata yang satu ini bukan termasuk dalam golongan senjata tajam. Cemati masih tergolong benda tumpul.
Lantaran bahan yang digunakan dalam pembuatannya umumnya terbuat dari kayu.
Tampilan atau bentuknya juga sangat sederhana. Ada yang berbentuk tongkat komando, ujung tasbih, dan sebagainya.
Demikian pula dengan ukurannya, tidak ada patokan. Senyaman pemilik atau penggunanya.
Lalu, bagaimana bisa disebut sebagai senjata? Ternyata itu terletak pada kegunaan serta khasiatnya sebagai piranti keselamatan diri.
Konon, ketika dipukulkan ke tubuh manusia, yang terkena akan langsung lumpuh. Apabila dipukulkan ke kepala, akan menjadi gila.
Cemati juga bisa menjadi sarana pengusir makhluk gaib yang jahat, atau suka menganggu manusia.
Pada tahun 1999 lalu, tim peneliti dari Fakultas Syariah IAIN (sekarang UIN) Antasari Banjarmasin, mengeluarkan laporan hasil penelitian berjudul 'Jimat dalam Konsep Magis Masyarakat Banjar'.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa Cemati atau Cemeti berfungsi sebagai senjata untuk mempertahankan diri. Dibuat dengan menggunakan bahan dari kayu ulin.
Apakah hanya itu, rupanya tidak. Di tengah-tengah kayu, diberikan lubang untuk memasukkan rajah. Rajah yang dimasukkan umumnya berkhasiat untuk menghindarkan diri dari bahaya.
Untuk diketahui, rajah biasanya ditulis oleh ahli ilmu hikmah. Biasanya, berupa tulisan Arab, angka-angka, gambar, huruf-huruf tertentu atau simbol-simbol yang diketahui hanya oleh pembuatnya. Di Kalsel, Cemati umumnya dibuat oleh ulama.
Dari hasil laporan penelitian, juga disebutkan ukuran besar atau panjangnya Cemati bervariatif. Tergantung kemauan si pembuat atau pemilik nantinya. Apabila Cemati dipukulkan, yang terkena bisa celaka. Pohon pun misalnya, bila terkena, bisa langsung kering dan mati. Itu lantaran Cemati dianggap memiliki sifat panas.
Sebuah pantangan dalam penggunaannya, jangan dipukulkan pada sembarang benda atau sesuatu. Adapun untuk menyembuhkan orang yang terkena pukulan Cemati, dengan cara meminum air rendaman dari Cemati itu sendiri.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi Kesultanan Banjar, pemakaian Cemati secara sembarangan kepada benda atau sesuatu, menyakiti orang lain, selain mempertahankan diri, hanya akan membuat lemah khasiat Cemeti.
Sumber :
Tulisan : Wahyu Ramadhan https://www.google.com/amp/s/radarbanjarmasin.jawapos.com/tahulah-pian/amp/1974503774/tahulah-pian-cemati-punya-khasiat-melumpuhkan-lawan

.jpg)
.jpg)
.jpg)
No comments:
Post a Comment