Thursday, 15 January 2026

BADIK MAKASSAR LOMPO BATTANG - TRH170

 .
badik Makassar







BADIK MAKASSAR LOMPO BATTANG
ITEM CODE : TRH170

Adalah salah satu varian badik yang paling ikonik dari Sulawesi Selatan. 
Nama "Lompo Battang" secara harfiah dalam bahasa Makassar berarti "Perut Besar", yang merujuk langsung pada ciri fisik bilahnya yang melebar di bagian tengah.

Berikut adalah detail mendalam mengenai badik ini:
1. Ciri Khas Fisik (Morfologi)
- Bilah Melebar : Berbeda dengan badik Bugis (seperti Raja atau Gecong) yang cenderung ramping, bilah badik Makassar ini sangat lebar pada bagian tengah (perut), lalu meruncing tajam ke arah ujung.
- Inspirasi Alam : Bentuk bilah ini sering dianggap terinspirasi dari bentuk jantung pisang (kanjoli).
- Punggung Bilah : Biasanya memiliki punggung yang lurus atau sedikit melengkung mengikuti lekukan perut bilah.
- Gagang (Pangngulu) : Umumnya berbentuk melengkung ke bawah seperti gagang pistol, sering kali dibuat dari kayu berkualitas atau tanduk kerbau.

2. Makna Filosofis
- Simbol Kelapangan Dada : Nama "Lompo Battang" (Perut Besar) secara filosofis melambangkan sifat sabar dan lapang dada. Pemiliknya diharapkan menjadi sosok yang mampu menampung segala persoalan dengan tenang dan bijaksana.
- Penjaga Kehormatan (Siri') : Seperti badik pada umumnya, Lompo Battang adalah simbol identitas dan harga diri bagi pria Makassar. Membawa badik bukan untuk pamer kekuatan, melainkan sebagai pengingat untuk selalu menjaga martabat keluarga dan diri sendiri.

3. Asal-Usul dan Ragam (Laca')
Meskipun secara umum disebut Lompo Battang karena bentuk perutnya, masyarakat pemerhati pusaka di Makassar membedakan jenisnya berdasarkan tempat penempaannya (Laca'), di antaranya :
- Taeng : Dianggap sebagai pakem awal badik Makassar, berasal dari Desa Taeng (Gowa). Dahulu hanya dimiliki oleh kerabat kerajaan.
- Panjarungang : Berasal dari Takalar, sering digunakan oleh kalangan ulama, pedagang, dan pemberani.
- Campagaya : Dikenal sebagai senjata perang dengan bilah yang sering mengandung racun.

4. Pamor
Bilah badik Lompo Battang biasanya memiliki Pamor (pola dekoratif dari proses tempa besi dan nikel). Pamor ini dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang dapat membawa ketenangan atau keberuntungan bagi pemiliknya, tergantung pada pola yang terbentuk (seperti kurissi, mattiola, atau teba jampu).
Badik ini kini lebih banyak difungsikan sebagai benda warisan budaya (pusaka) yang dirawat dengan ritual khusus untuk melestarikan nilai-nilai sejarah Makassar.

=========

Origin : Makassar
Approx Date : 1900s (Blade)
Panjang bilah : ±23cm.
Bilah utuh dan tebal

Kelengkapan badik buatan lama, mungkin bawaan bilah sejak awal.
Ada ketandaan titik berwarna putih perak kecil pada bagian ujung badik, entah namanya apa. 

HARGA MAHAR : 2.950.000 IDR


No comments:

Post a Comment