Thursday, 27 November 2025

KERIS BANJAR, MELAYU KALIMANTAN SELATAN - TRH222

 .
Keris Banjar







KERIS BANJAR, MELAYU KALIMANTAN SELATAN
ITEM CODE : TRH222

Keris dalam Khasanah Kebudayaan dan Tradisi Masyarakat Banjar
 
Dalam kebudayaan masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, keris menempati posisi yang sangat luhur dan multifungsi. Secara historis, keberadaan keris di tanah Banjar dipengaruhi oleh hubungan erat dengan kerajaan-kerajaan di Jawa, namun dalam perkembangannya, keris Banjar memiliki karakteristik visual dan filosofis yang khas, mencerminkan identitas lokal yang kuat.
 
Sebagai fungsi primer, keris merupakan senjata tajam yang digunakan untuk membela diri. Dalam struktur sosial masa lalu, keris adalah kelengkapan utama bagi para pejuang dan bangsawan. Namun, lebih dari sekadar alat perlindungan fisik, masyarakat Banjar memandang keris sebagai benda pusaka yang sarat dengan nilai simbolis. Keris dianggap memiliki "tuah" atau kekuatan spiritual yang diyakini dapat membawa kewibawaan, perlindungan, hingga keberuntungan bagi pemiliknya. Hal ini menyebabkan proses pembuatan keris oleh pengrajin (empu) melibatkan ritual khusus dan pemilihan material yang teliti.
 
Selain itu, keris memegang peranan penting dalam berbagai upacara adat. Dalam tradisi pernikahan Banjar, keris merupakan atribut wajib bagi mempelai pria sebagai simbol keberanian, tanggung jawab, dan kesiapan menjadi kepala keluarga. Kepemilikan keris yang diwariskan secara turun-temurun juga berfungsi sebagai pengikat silsilah keluarga, di mana benda tersebut dijaga dengan penghormatan tinggi melalui tradisi pembersihan atau "memandikan" pusaka pada waktu-waktu tertentu.
 
Sebagai simpulan, keris bagi masyarakat Banjar bukan sekadar peninggalan masa lalu yang statis, melainkan manifestasi dari perpaduan fungsi praktis dan nilai-nilai metafisika. Keberadaannya hingga kini tetap terjaga sebagai simbol kehormatan dan identitas budaya yang merepresentasikan kekayaan tradisi Kalimantan Selatan di kancah Nusantara.

Keris koleksi goedangdjadoel di atas mempunyai perawakan yang lebar, Luk dangkal, dan panjang bilahnya ±36cm, terlihat gagah secara visual. 

Gagang keris terbuat dari kayu, entah kayu apa. Sedangkan kumpang buatan lama, tidak ngeset dengan bilah, kemungkinan besar bukan bawaan bilah sejak awal, kumpang atau sarung bilah sudah tua sekali.
Kondisi bilah keris utuh, tidak diwarangin sebagaimana umumnya keris di Jawa.
Untuk pamor kemungkinan besar Kulit Semangka atau Wos Wutah. 

Silahkan jika berminat.
Keris dimaharkan sesuai fisik photo dan keterangan. 

HARGA MAHAR : 3.500.000 IDR

1 comment: