.
KERIS TILAM UPIH PAMOR TAMBAL
Kode Item : TRH261
Dhapur : Tilam Upih
Pamor : Tambal
Tangguh : Majapahit
Panjang Bilah : 34cm
Kelengkapan :
- Warangka model ladrang, iras, entah kayu apa, dikombinasikan pendok logam.
- Hulu terbuat dari kayu dikombinasikan mendak logam.
Kondisi :
- Bilah utuh, diwarangin
- Kelengkapan buatan lama, cukup bagus
HARGA : 7.500.000 IDR
========================
Filosofi Keris Dhapur Tilam Upih
Tilam Upih secara harfiah berarti "alas tidur yang terbuat dari anyaman daun kelapa (upih)". Filosofinya melambangkan ketentraman rumah tangga dan kebahagiaan keluarga yang sederhana namun tulus.
Sebagai dhapur yang lurus dan minimalis, keris ini merepresentasikan sikap hidup yang prasojo (bersahaja), sabar, dan penuh rasa syukur. Pemiliknya diharapkan mampu menciptakan suasana rumah yang nyaman, aman, dan damai, layaknya sebuah alas tidur yang memberikan ketenangan bagi siapa pun yang beristirahat di atasnya. Keris ini sering menjadi pusaka pertama bagi keluarga Jawa karena melambangkan doa agar rumah tangga senantiasa ayem tentrem.
Tentang Pamor Tambal
Pamor tambal adalah salah satu jenis pamor keris yang cukup langka dan bernilai tinggi, karena pembuatannya membutuhkan keahlian khusus dan hanya bisa dilakukan oleh empu berpengalaman.
Ciri Khas
- Tergolong dalam pamor rekan, di mana pola direncanakan terlebih dahulu, biasanya berdasarkan pesanan calon pemilik.
- Ada juga variasi seperti pamor tambal wengkon, yang merupakan perpaduan dua pamor dalam satu bilah: pamor wengkon sebagai garis pinggir seperti bingkai, dan pamor tambal berupa pola tambalan di tengah dengan jumlah yang bervariasi.
Makna Filosofis dan Tuah
- Secara harfiah, "tambal" berarti memperbaiki atau menutupi kekurangan, sehingga pamor ini melambangkan harapan agar segala kelemahan dan celah kekurangan pemilik dapat ditambal dan ditutupi.
- Dipercaya dapat membantu kemajuan karir dan mencapai kedudukan sosial tinggi bagi yang cocok dengannya.
- Variasi tambal wengkon juga melambangkan perlindungan; bingkai wengkon mewakili aturan yang harus diikuti untuk terhindar dari hal tidak diinginkan, sementara tambalan mewakili penutupan kekurangan diri agar lebih mampu bersosialisasi dan menghadapi masalah.
Selain pada keris, kata "tambal" juga dikenal dalam motif batik yang memiliki makna menyembuhkan atau memperbaiki diri, namun ini berbeda dengan pamor tambal pada keris.
Disclaimer :
- Penamaan dhapur, pamor, tangguh subyektif dari kami berdasarkan keterangan pemilik² sebelumnya, dan literature buku² tentang keris. Silahkan jika Anda punya pendapat sendiri.
- Jika ada pejabaran tentang tuah, itu kami dapatkan dari literatur buku tentang keris & pamor , bukan hasil pengecekan pribadi.
Ulasan hanya bertujuan untuk melengkapi informasi secara umum yang terdapat dalam buku.
- Penilaian barang hanya berdasarkan fisik bukan hal metafisik.






No comments:
Post a Comment