Sunday, 29 March 2026

KERIS SEPUH NAGARAJA LUK 13 KINATAH - TMK01

 .
Keris naga raja Luk 13







KERIS SEPUH NAGARAJA LUK 13 KINATAH - TMK01

Dhapur : Nagaraja
Luk : 13
Pamor : wengkon
Tangguh : Mataram Kartosuro abad 18an.
Kinatah : emas

Dimensi ± :
Panjang bilah : 36cm
Lebar bagian ganja : 9cm
Panjang pesi : 7cm

Warangka kayu Timoho dengan pendok logam kemalo merah. 
Handel kayu (belum diketahui).
Dan mendak terbuat dari logam.

HARGA : 22.500.000 IDR

Disclaimer : 
- Penamaan dhapur, pamor, tangguh subyektif dari kami berdasarkan keterangan pemilik² sebelumnya, dan literature buku² tentang keris. Silahkan jika Anda punya pendapat sendiri.
- Jika ada pejabaran tentang tuah, itu kami dapatkan dari literatur buku tentang keris & pamor , bukan hasil pengecekan pribadi. 
Ulasan hanya bertujuan untuk melengkapi informasi secara umum yang terdapat dalam buku. 
- Penilaian barang hanya berdasarkan fisik bukan hal metafisik. 

Salam Budaya 

==========================

Keris Naga Raja adalah salah satu jenis keris yang sangat istimewa dan dihormati dalam budaya Indonesia, terutama di Jawa dan Bali. Berikut adalah penjelasan lengkap tentangnya:
 
Asal-usul dan Sejarah
Keris Naga Raja sudah ada sejak zaman Mataram, dan masa kejayaannya berbarengan dengan keris Nogo Sosro. Beberapa contoh keris Naga Raja kuno bahkan berasal dari abad ke-18 atau lebih awal, seperti keris Naga Raja Kamarogan Kinatah dari era Mataram Kartasuro abad ke-18.
 
Ciri-ciri Fisik
- Dapur : 
Bentuk keris ini disebut dapur Naga Raja, yang biasanya memiliki luk (gelombang) yang bervariasi, mulai dari 5, 9, 11, hingga 13 luk. Ciri khasnya adalah adanya sosok naga yang jelas tergambar di bagian sor-soran, dengan badan naga yang memanjang hingga mendekati ujung bilah.

- Pamor : 
Keris Naga Raja sering kali memiliki pamor yang langka dan indah, seperti pamor Tritik, Beras Wutah, Ngulit Semangka, wengkon, dan Uler Lulut. Setiap jenis pamor memiliki makna dan simbolisme tersendiri.

- Hiasan : 
Beberapa keris Naga Raja dihiasi dengan ukiran yang rumit dan indah, seperti ukiran Kamarogan yang dilapisi emas (Kinatah) atau perak. Hiasan ini tidak hanya menambah keindahan keris, tetapi juga memiliki makna spiritual dan simbolis.

- Warangka : 
Sarung keris (warangka) Naga Raja biasanya terbuat dari kayu yang berkualitas tinggi, seperti kayu cendana wangi, Timoho, dan memiliki desain yang elegan, seperti gaya Ladrang Surakarta atau Gayaman Yogyakarta.
 
Makna dan Simbolisme
- Kekuasaan dan Kebijaksanaan : 
Naga Raja berarti "Raja dari para Naga", yang merupakan simbol tertinggi dari kekuasaan, kebijaksanaan, dan pengendalian diri. Dalam pandangan budaya Jawa, naga bukan sekadar makhluk mitologis, melainkan lambang kekuatan kosmis yang menjaga keseimbangan antara dunia lahir dan batin, antara unsur bumi dan langit.
- Perlindungan : 
Keris Naga Raja diyakini memiliki kekuatan mistis yang dapat melindungi pemiliknya dari bahaya, energi negatif, dan serangan psikis. Naga dalam kebudayaan Nusantara sering dimaknai sebagai penjaga sumber kehidupan dan penguasa air, bumi, dan energi alam semesta.
- Kepemimpinan : 
Keris ini juga melambangkan sosok pemimpin yang memiliki kekuatan lahir dan batin, namun tetap rendah hati dan bijaksana. Ia menguasai "naga" dalam dirinya, yaitu hawa nafsu, amarah, dan keserakahan, sehingga menjadi penguasa atas diri sendiri sebelum memimpin orang lain.
- Pencerahan Spiritual : 
Naga sering dihubungkan dengan kekuatan mistik dan kebangkitan kesadaran, karena ia hidup di antara dua dunia: bumi dan air, simbol dari alam bawah sadar dan kesadaran manusia. Oleh karena itu, keris Naga Raja menjadi lambang perjalanan spiritual manusia menuju kebijaksanaan tertinggi.
 
Nilai dan Kegunaan
- Nilai Budaya dan Sejarah : 
Keris Naga Raja adalah bagian dari warisan budaya Indonesia yang berharga dan memiliki nilai sejarah yang tinggi. Ia mencerminkan kearifan lokal, seni, dan kepercayaan masyarakat Indonesia pada masa lalu.
- Nilai Seni : 
Keris ini juga merupakan karya seni yang indah dan unik, yang dibuat dengan keterampilan dan keahlian yang tinggi oleh empu (pembuat keris) yang berpengalaman.
- Nilai Spiritual : 
Bagi banyak orang, keris Naga Raja memiliki nilai spiritual yang tinggi dan dianggap sebagai pusaka yang sakral. Ia sering digunakan dalam upacara-upacara adat dan keagamaan, serta dianggap sebagai teman spiritual yang dapat membantu pemiliknya dalam mencapai tujuan hidupnya.
- Nilai Ekonomi : 
Karena keindahan, keunikan, dan nilai sejarahnya, keris Naga Raja sering kali memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan menjadi buruan para kolektor keris di seluruh dunia.


Pamor Wengkon adalah jenis pamor keris yang istimewa dan dihormati dalam budaya Indonesia, terutama di Jawa. 
Berikut penjelasan singkatnya:

- Ciri-ciri Fisik :
Memiliki pola garis yang membujur di sepanjang tepi kanan dan kiri bilah keris, seperti bingkai yang mengelilingi bilah tersebut. Warna pamor biasanya berwarna putih atau perak yang kontras dengan warna hitam atau gelap dari bilah keris. Termasuk jenis pamor "rekan" yang dibuat secara sengaja oleh empu dengan merancang polanya terlebih dahulu, membutuhkan keahlian dan keterampilan yang tinggi.

- Makna dan Simbolisme :
Dianggap memiliki kekuatan mistis yang dapat melindungi pemiliknya dan keluarganya dari bahaya, bencana, fitnah, gangguan hewan liar, roh jahat, dan orang-orang yang berniat buruk. Pola yang teratur dan simetris juga melambangkan keseimbangan dan keteraturan dalam kehidupan. Diklasifikasikan dalam unsur bumi "rekan" (api) yang memberikan panas, energi, dan efek transformasi.

- Nilai dan Kegunaan : Merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang berharga dan memiliki nilai sejarah, seni, spiritual, dan ekonomi yang tinggi. Sering digunakan dalam upacara-upacara adat dan keagamaan, serta menjadi objek yang sangat dihargai oleh para kolektor dan pecinta seni.

 


No comments:

Post a Comment