Sunday, 10 May 2026

KERIS TUA PENINGGALAN LELUHUR ZAMAN DULU - TRH287

 .
Keris Tilam upih







KERIS TUA PENINGGALAN LELUHUR ZAMAN DULU - TRH287
 
Di antara peninggalan budaya leluhur yang sarat nilai seni dan makna, keris berdiri sebagai salah satu warisan paling berharga yang mencerminkan keahlian tinggi para empu zaman dahulu. Salah satu karya agung tersebut adalah sebilah keris tua yang menyimpan keindahan dan keunikan tersendiri, bukti nyata ketrampilan pandai besi masa lalu yang mampu menggabungkan kekuatan bahan dengan kehalusan seni ukir.
 
Keris ini memiliki dhapur Tilam Upih, bentuk bilah yang memiliki ciri khas garis lengkung dan lekukan yang halus, menyerupai bentuk alas tidur sederhana dari anyaman daun. Panjang bilahnya mencapai sekitar 36 sentimeter, ukuran yang pas dan seimbang, membuatnya nyaman digenggam sekaligus tampak anggun. Keistimewaan lain terletak pada pamornya, yaitu pamor Ngulit Semangka. Motif ini membentuk pola yang mirip dengan corak kulit buah semangka, dengan garis-garis melengkung dan titik-titik halus yang tersebar merata di seluruh permukaan bilah. Pamor ini bukan sekadar hiasan, melainkan hasil teknik penempaan berulang lapisan besi dan baja yang dikerjakan dengan sangat teliti, menciptakan pola yang tampak hidup dan berkilau saat terkena cahaya. Keris ini ditangguh dibuat pada masa kerajaan Mataram. 
 
Bagian hulunya terbuat dari kayu yang dipilih dengan teliti, dibentuk mengikuti lekukan tangan agar nyaman dan kokoh saat dipegang. Pada bagian pangkal hulu terpasang mendak dari logam yang dipoles rapi, berfungsi sebagai penyambung sekaligus memperindah tampilan keseluruhan. Sementara itu, warangkanya dibuat dari kayu Timoho iras, jenis kayu yang dikenal dengan seratnya yang indah, kuat, dan tahan lama. Kayu ini diolah dengan hati-hati hingga membentuk wadah yang pas melindungi bilah keris, lalu dihiasi dengan pendok logam berjenis blewah. Bentuk pendok ini menyerupai buah blewah yang memanjang, diukir dengan detail halus yang menambah kemewahan dan nilai seni pada keris tersebut.
 
Setiap bagian dari keris ini, mulai dari bentuk bilah, motif pamor, hingga bahan dan bentuk hiasannya, menceritakan keahlian empu yang menciptakannya. Ia bukan sekadar benda tajam, melainkan perwujudan pemikiran, ketelitian, dan rasa seni yang tinggi dari zaman dahulu. Sebagai warisan budaya, keris ini tetap lestari dan menjadi saksi bisu kebesaran budaya yang pernah tumbuh dan berkembang di tanah ini, membawa serta kisah dan keindahan yang tak ternilai harganya.

Disclaimer : 
- Penamaan dhapur, pamor, tangguh subyektif dari kami berdasarkan keterangan pemilik² sebelumnya, dan literature buku² tentang keris. Silahkan jika Anda punya pendapat sendiri.
- Jika ada pejabaran tentang tuah, itu kami dapatkan dari literatur buku tentang keris & pamor , bukan hasil pengecekan pribadi. 
Ulasan hanya bertujuan untuk melengkapi informasi secara umum yang terdapat dalam buku. 
- Penilaian barang hanya berdasarkan fisik bukan hal metafisik. 

Salam Budaya

Referensi :
- Buku Dhapur Keris - Yayasan Damartaji
- Buku Pamor Keris - Bambang Harsrinuksmo
- Ensiklopedi Keris Bambang Harsrinuksmo
- Dll 

HARGA MAHAR : 3.750.000 IDR





No comments:

Post a Comment