.
MANDAU AMBANG ANTIK SUKU DAYAK BAHARI - TRH237
Ambang adalah sebutan lokal atau jenis parang/mandau tradisional suku Dayak di Kalimantan yang umumnya terbuat dari besi biasa dan sering digunakan untuk keperluan sehari-hari atau sebagai cinderamata.
Nama lengkap dari senjata ini sering disebut dalam tradisi sebagai Mandau Ambang.
Ciri dan Fungsi Ambang
Bahan Bilah : Dibuat dari besi biasa atau lempengan besi umum, berbeda dengan Mandau keramat leluhur yang memakai besi batu gunung.
Fungsi Utama : Digunakan untuk kegiatan harian seperti berkebun, menebas semak, atau alat potong, serta kerap dijual sebagai suvenir khas.
Bentuk Fisik: Menyerupai parang atau Mandau dengan bilah satu sisi yang agak melengkung dan sarung (kumpang) sederhana.
Ambang sederhana di atas adalah ambang tua asal suku Dayak loksado Kalimantan selatan. Merupakan peninggalan suatu keluarga sejak lama.
Berdasarkan keterangan pemilik² sebelumnya Ambang ini sudah disimpan keluarga beliau sejak zaman kemerdekaan.
Bilah panjang : ±46cm.
Hulu ambang terbuat dari kayu, terlihat cukup berumur.
Kumpang bilah bukan bawaan sejak awal atau pakai kumpang pengganti.
Silahkan dijual seadanya
HARGA : 2.500.000 IDR





No comments:
Post a Comment