Tuesday, 9 December 2025

PISAU BELITUNG BANJAR BERPAMOR KUL BUNTAT, PUSAKA BERTUAH DARI TANAH BANJAR - TRH259 - SOLD !

 .
Pisau belitung






PISAU BELITUNG BANJAR BERPAMOR KUL BUNTAT, PUSAKA BERTUAH DARI TANAH BANJAR - TRH259

Pisau Belitung adalah salah satu senjata tajam yang sangat populer dan menjadi identitas budaya masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Keberadaannya bukan sekadar alat bantu sehari-hari, melainkan juga bagian dari warisan budaya yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.
 
Dua Jenis Utama Pisau Belitung 
Secara umum, Pisau Belitung terbagi menjadi dua jenis yang mudah dibedakan dari bentuk bilahnya, yaitu Pisau Belitung Laki dan Pisau Belitung Bini. Perbedaan keduanya terletak pada postur dan bentuk ujung bilah.
 
- Pisau Belitung Laki : Memiliki bilah yang lebih ramping. Ciri khas utamanya terletak pada bagian atas ujung bilah yang meruncing dan menurun ke bawah, sehingga postur bilah terlihat sedikit menunduk.
- Pisau Belitung Bini : Punggung bilahnya rata dan lurus dari pangkal hingga ke ujung, tidak menurun. Perawakan bilah juga lurus tanpa lekukan yang mencolok di bagian atas.
 
Kedua jenis ini memiliki persamaan yang sama, mata bilah hanya tajam pada satu sisi bagian bawah, sedangkan sisi atas berfungsi sebagai punggung bilah yang kokoh.
 
Jejak Pengaruh Sejarah
Yang menarik dari Pisau Belitung adalah akar sejarahnya yang melintasi pulau. Bentuk bilahnya memiliki kemiripan yang cukup besar dengan Badik Luwu asal Sulawesi Selatan. Hal ini membuktikan bahwa pada masa lampau, terjadi pertukaran budaya dan teknologi tempa antar-masyarakat nusantara. Pisau Belitung lahir di bawah pengaruh bentuk dan karakteristik Badik Luwu, yang kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan selera serta kebutuhan masyarakat Banjar.
 
Karakteristik dan Kondisi
Pisau Belitung yang dimaksud ini termasuk hasil tempaan bahari, karya pandai besi yang dibuat dengan keahlian tinggi, bukan produksi massal, sehingga kualitas dan ketajamannya sangat diperhatikan. Kelengkapan aslinya masih terjaga dengan cukup baik, hanya pernah di repaint ulang, menandakan bahwa pisau ini selalu dirawat dengan penuh penghargaan.
 
Dengan panjang bilah sekitar ±15 cm, pisau ini tidak terlalu besar sehingga mudah dibawa dan digunakan. Bagian pangkal bilah dihiasi dengan pamor kul buntat pada bagian pangkal kedua sisi bilah, yang tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga menjadi bukti keahlian pandai besi dalam mengolah logam hingga menghasilkan corak yang indah sekaligus kekuatan yang tangguh.
 
Sebagai salah satu pusaka dan alat tradisional masyarakat Banjar, Pisau Belitung hingga kini tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya, yang menyimpan cerita hubungan antar-pulau dan kehebatan para perajin senjata tempo dulu.

========

Pisau Belitung merupakan salah satu pisau tradisional yang paling populer dan dihormati di tanah Banjar, Kalimantan Selatan. 
Bukan sekadar alat pertahanan diri, melainkan pusaka keluarga yang diwariskan turun-temurun dan dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang mendalam. Di antara sekian banyak Pisau Belitung yang ada, yang berpamor Kul Buntat adalah salah satu yang paling dicari dan disakralkan.
 
Pamor Kul Buntat (atau Kol Buntet) adalah pamor yang tergolong istimewa dan bermakna dalam. Nama ini diambil dari bahasa Jawa : Kul/Kol berarti siput/keong, dan Buntat/Buntet bermakna tertutup atau tersembunyi. Secara visual, pamor ini tampak sebagai bulatan bersusun melingkar seperti obat nyamuk, dengan pola yang rapat dan terpusat pada satu titik di tengah. Bentuknya menyerupai cangkang keong yang tertutup rapat — melambangkan perlindungan yang menyeluruh, tertutup, dan tak mudah ditembus.
 
Pamor Kul Buntat mirip dengan Batu Lapak, namun perbedaannya : Kul Buntat terbentuk dari satu alur yang melingkar terus-menerus dan bentuknya lebih bulat sempurna, sedangkan Batu Lapak terdiri dari beberapa garis lingkaran yang lebih lebar.
 
Tuah & Khasiat
Pamor Kul Buntat dipercaya memiliki tuah yang sangat kuat dan beragam manfaat :
- Perlindungan lahir & batin, menjauhkan pemilik dari segala bahaya, gangguan gaib, serangan sihir, dan niat jahat.
- Kekebalan, dipercaya melindungi dari senjata tajam, senjata api, dan kekerasan.
- Menghalau penipuan & tipu daya, membuat usaha penipuan gagal mendekat.
- Kesejahteraan & kemudahan rezeki, membuka jalan rezeki dan menjaga keharmonisan keluarga.
- Pengasihan & kewibawaan, mendatangkan rasa hormat dan kemudahan dalam hubungan dengan sesama
 
Kombinasi bentuk pisau Belitung yang kokoh, ditempa dari besi pilihan dengan teknik tempa lipat, ditambah pamor Kul Buntat yang bermakna perlindungan menyeluruh, menjadikan senjata ini bukan hanya senjata mematikan, melainkan perisai spiritual yang senantiasa menjaga pemiliknya dari segala arah.
 

Nama : Pisau Belitung
Pamor : Kul Buntat (2 sisi)
Approx Date : 1900-1920s (Blade)
Dimensi :
- Panjang Bilah : 15cm + hulu : 22cm
- Lebar bagian pangkal : 2cm
- Tebal bilah dari ujung ke pangkal : 1-2mm

Kelengkapan : 
Hulu dan kumpang terbuat dari kayu. 
Entah kayu apa. Cukup tua. Old made

Silahkan jika berminat.

HARGA : TERJUAL !

Disclaimer !
Walau pusaka diatas diyakini memiliki manfaat tertentu secara metafisik (tuah).
Kami disini hanya menjual benda tersebut sebagai barang antik peninggalan sejarah budaya orang jaman dulu. 
Masalah tuah bukan dijadikan penilaian utama barang diatas.
Silahkan dikoleksi dengan tujuan melestarikan benda peninggalan sejarah jaman dulu.

Salam budaya. 


No comments:

Post a Comment